Sabtu, 18 April 2015

Jadilah Amatir

Apa yang terlintas di benak Anda seketika Anda mendengar kata amatir?

Barangkali segelintir dari Anda menyangka amatir adalah tidak hebat, tidak jago, kurang wow, tidak mempesona, jauh dari keren, dan kalimat-kalimat lain semacamnya. Atau barangkali sebagian dari Anda cukup cerdas untuk menelaah arti sesungguhnya dari kata amatir?

Saya sendiri, baru menyadari bahwa selama ini orang menggunakan kata amatir tidak pada tempat dan waktunya. Seringkali ketika seseorang memotret suatu objek dan mendapati gambar yang diambilnya, ia atau orang lain di sekitarnya akan melabeli diri pemotret dengan pernyataan "Pemotret merupakan seorang amatir, belum bisa memotret dengan baik." Atau bukan hanya memotret, hal-hal lain apapun di dunia, ketika seseorang tidak bisa melakukannya dengan cukup baik, maka orang itu akan segera dilabeli atau melabeli diri dengan kata "tidak amatir".

Kata amatir sendiri berasal dari bahasa Prancis yang berarti pecinta/kekasih. Sangatlah baik bagi seseorang untuk menjadi amatir seumur hidupnya. Dengan menjadi amatir, kita menjadi pecinta. Dan apa yang dilakukan oleh orang yang mencintai sesuatu? Ia tidak akan pernah berhenti untuk mempelajari dan mendalami apa yang dicintainya.

Sebuah quotes dari film 500 Days of Summer cocok sekali untuk mewakili penjelasan ini, yang kurang lebih berbunyi seperti ini:
"Sepasang suami isteri tidak akan pernah berhenti mempelajari pasangannya. Ketika mereka berpacaran, mereka seperti belajar tingkat SD, ketika bertunangan mereka seperti naik ke tingkat SMA. Dan ketika mereka menikah, mereka masuk ke perguruan tinggi dan melanjutkan hingga tamat S1 kemudian skripsi, S2 kemudian tesis, S3 kemudian disertasi, dan lalu melakukan penelitian sampai pada akhir hidup mereka."

Oke, paragraf di atas adalah hasil karangan saya berhubung saya tidak berhasil menemukan quotes-nya di internet. Tapi, yang sedang saya berusaha sampaikan di sini adalah manusia yang mencintai apa yang dia lakukan akan selalu memiliki keinginan untuk mengembangkan pengetahuan tentang bidangnya dan belajar terus menerus tentang hal itu. Nah, dialah amatir. 

Sama seperti saya, saya sedang menuju menjadi poliglot dan akan selalu menjadi amatir. Begitu pula dengan Anda. Terus jadikan diri Anda amatir dan dengan begitu Anda akan terus belajar.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar